ITB Nobel Berbagi Rahasia Lulus Berkas Lamaran Kerja

MAKASSAR, Gasingpedia.com  – Institut Teknologi Bisnis (ITB) Nobel Indonesia berbagi tips dan rahasia agar berkas lamaran kerja bisa diterima dengan cepat. Tips ini disampaikan melalui workshop pelatihan pembuatan Curriculum Vitae (CV) profesional dan teknik wawancara efektif dengan menghadirkan praktisi berpengalaman.

Kegitan yang berlangsung pada Jumat (29/5), di Ballroom Nobel Convention Center, Jl. Sultan Alauddin ini dalam rangka mempersiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja.

Kegiatan menghadirkan Seftian Hidayat, S.E., M.M., CP. EMS, Wakil Direktur LPK Lunarica, sebagai narasumber utama untuk membagikan strategi langsung kepada para peserta.

Dalam pemaparannya, Seftian menjelaskan bahwa salah satu kunci utama kelulusan berkas administrasi adalah pemahaman pelamar kerja terhadap jenis CV yang digunakan. Menurutnya, dokumen CV harus disesuaikan dengan skala perusahaan yang dituju, yang secara umum terbagi menjadi lima kategori, mulai dari UMKM hingga korporasi besar.

“CV klasik atau konvensional biasanya cocok untuk melamar di UMKM atau usaha mikro dengan omzet sekitar Rp5–10 juta per bulan, seperti usaha sari laut. Jenis ini juga masih efektif untuk usaha skala kecil dengan omzet Rp10–200 juta, maupun usaha menengah dengan omzet Rp200 juta hingga Rp2 miliar,” ujar Seftian.

Ia menambahkan bahwa pada perusahaan di skala tersebut, proses seleksi dokumen masih dilakukan secara manual oleh manusia.

“Karena yang mengecek masih manusia, mereka biasanya melihat foto dan tampilan visualnya. Ini termasuk jenis CV klasik yang saya pribadi sukai saat menyeleksi pelamar,” tuturnya.

Namun, Seftian memberikan catatan penting jika pelamar ingin membidik perusahaan besar atau korporasi raksasa dengan jumlah lamaran mencapai ribuan. Untuk efisiensi, perusahaan besar umumnya menggunakan sistem otomatis atau mesin penyeleksi khusus.

“Untuk korporasi besar, pelamar wajib menggunakan CV ATS-friendly karena yang menyeleksi bukan lagi manusia, melainkan mesin. Di sini, tidak perlu banyak warna atau foto. Yang paling penting adalah kesesuaian data dengan posisi yang dilamar. Di aplikasi seperti Canva sudah banyak polanya. Usul saya, pelamar sebaiknya menyiapkan dua versi CV, yaitu versi klasik dan versi ATS,” jelas Wakil Direktur LPK Lunarica tersebut.

Selain membahas aspek teknis pembuatan CV, Seftian juga memotivasi para peserta mengenai realitas dunia kerja. Ia mengingatkan agar para calon lulusan tidak terkejut jika ekspektasi mereka tidak langsung sejalan dengan kenyataan di lapangan.

Menutup sesinya, ia membagikan formula sukses yang diterapkannya selama berkarier. Bagi Seftian, keberhasilan merupakan titik temu antara persiapan matang dan momentum yang tepat.

“Rumus kesuksesan itu cuma dua, yaitu bertemunya persiapan dan kesempatan. Sebelum momentum atau kesempatan itu datang, persiapkan diri Anda sebaik mungkin. Hal yang bisa kita kendalikan sepenuhnya adalah persiapan kita sendiri, sedangkan kapan kesempatan itu datang, tidak ada yang tahu. Itulah yang membuat saya sukses; sebelum mulai bekerja, saya sudah mengasah keterampilan yang dibutuhkan oleh industri,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita Terbaru