Makassar, Gasingpedia.com – Universitas Bosowa (Unibos) kembali menggelar prosesi wisuda di Balai Sidang 45, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar. Sebanyak 728 sarjana dikukuhkan sebagai alumni pada Periode I Tahun Akademik 2025/2026 ini. Pelaksanaan kegiatan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari ke depan, terhitung mulai hari ini, Senin hingga Rabu mendatang.
Pada hari pertama, prosesi wisuda secara khusus diikuti oleh lulusan program diploma, magister, doktor, serta sarjana dari Fakultas Psikologi, sebelum dilanjutkan dengan fakultas lainnya pada hari berikutnya.
Rektor Unibos, Prof. Dr. Ir. Batara Surya, S.T., M.Si., dalam pidatonya menekankan pentingnya bagi para lulusan untuk terus belajar memaknai hidup. Di tengah lingkungan strategis yang dinamis, kemampuan adaptasi dianggap sebagai kunci utama keberhasilan bagi seorang lulusan perguruan tinggi.
Para lulusan juga ditantang untuk merenungkan sejauh mana kontribusi nyata mereka bagi masyarakat. ”Anda lahir dari dunia kampus berarti kita sebagai seorang akademisi. Nilai manfaat apa yang anda sudah berikan? Dan karya apa yang Anda sudah hasilkan?” ujarnya.
Ditekankan pula bahwa bangsa ini sangat membutuhkan pemikiran strategis dan inovasi dari para akademisi untuk mendorong perkembangan peradaban dan keilmuan, baik di tingkat regional maupun nasional.
Selain memberikan motivasi, Prof. Batara juga mengajak para wisudawan untuk memotret dinamika global yang kian kompleks. Beberapa isu krusial yang disoroti meliputikrisis energi, krisis pangan dan krisis air bersih.
Menghadapi berbagai ketidakpastian tersebut, lulusan Unibos diharapkan mampu melahirkan ide, gagasan, dan inovasi yang cerdas. Pihak kampus menekankan bahwa peran alumni bukan sekadar menyandang gelar, melainkan menjadi bagian dari solusi atas masalah kemiskinan dan ketahanan nasional.
”Sebagai alumni Universitas Bosowa, Anda harus mampu menjawab itu. Tunjukkan saya lahir dari kampus ini, saya akan bisa berkontribusi,” pungkasnya menutup pesan untuk para wisudawan.
Sementara itu, Ketua BPH Yayasan Aksa Mahmud menekankan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan kontribusi di tengah masyarakat.
“Hari ini bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi titik awal bagi para lulusan untuk mengaktualisasikan ilmu dan nilai yang telah diperoleh. Jadilah pribadi yang adaptif, berintegritas, dan mampu memberi dampak nyata di mana pun berada,” ujarnya.
Kegiatan wisuda ini turut dihadiri oleh Sekretaris Yayasan H. Baharuddin Rachim, jajaran Head of Unit Bosowa Education, para wakil rektor, sekretaris universitas, dekan, staf, serta keluarga dan kerabat wisudawan yang turut menyaksikan momen bersejarah tersebut. (jr)



