GASINGPEDIA.MAKASSAR — Jurusan Pendidikan Sejarah dan IPS Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar menggelar kegiatan “Pameran Karya Mahasiswa” yang berlangsung di lantai 3 Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) selama tiga hari, mulai tanggal 11–13 Mei 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis proyek dan penguatan literasi budaya lokal yang melibatkan mahasiswa yang telah memprogramkan mata kuliah Etnografi Sulawesi Selatan, Edupreneur Wisata, Sejarah Pendidikan, dan Sejarah Intelektual. Pameran tersebut menghadirkan berbagai karya mahasiswa berupa dokumentasi budaya, miniatur budaya lokal, media pembelajaran sejarah, arsip sejarah pendidikan, fotografi etnografi, hingga inovasi konten budaya berbasis digital.
Penanggung jawab kegiatan, Dr. Amirullah menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan mahasiswa dalam menghubungkan teori pembelajaran dengan realitas sosial dan budaya masyarakat Sulawesi Selatan.
“Pameran ini bukan sekadar tugas perkuliahan, tetapi menjadi ruang kreatif mahasiswa dalam mendokumentasikan identitas budaya lokal sekaligus membangun kesadaran sejarah dan literasi kebudayaan di era digital,” ujarnya.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Dekan FIS-H UNM, Dr. Supriadi Torro, M.Si yang dalam sambutannya mengapresiasi kreativitas mahasiswa dan dosen dalam menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, inovatif, dan berbasis budaya lokal, melalui Gallery Karya ini.
Menurutnya, pameran semacam ini menjadi langkah penting dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus pelestarian budaya daerah melalui pameran hasil karya mahasiswa dalam pembelajaran.
“Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga belajar menghadirkan pengetahuan yang hidup di tengah masyarakat. Ini menjadi bentuk nyata bagaimana kampus berkontribusi dalam pelestarian budaya dan penguatan identitas bangsa,” berharap tahun depan digelar di pelataran Fakultas selama 7 hari, ungkapnya.
Pameran ini turut dihadiri oleh Ketua Jurusan Pendidikan Sejarah dan IPS, Dr. Hasni, M.Pd, Ketua Prodi Prodi Pendidikan Sejarah (Bustan, M.Pd, beserta sejumlah dosen, mahasiswa, dan civitas akademika FISH UNM. Selama pelaksanaan kegiatan, pengunjung dapat melihat langsung hasil riset mahasiswa mengenai budaya lokal Sulawesi Selatan, sejarah pendidikan, tradisi masyarakat, serta berbagai inovasi media pembelajaran sejarah berbasis digital.
Selain menjadi ruang apresiasi akademik, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya semangat kreatif mahasiswa dalam mengembangkan potensi budaya lokal sebagai sumber pembelajaran, penelitian, dan pengembangan industri kreatif berbasis sejarah dan kebudayaan.



