Gowa, Gasingpedia.com – Gebyar Lomba dan Kreasi Fisika (GALAKSI) 2026 yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin Makassar resmi berakhir. Puluhan pelajar dari berbagai daerah berhasil keluar sebagai juara pada lima cabang lomba yang dipertandingkan.
Pada kategori Proyek Sains, juara pertama diraih MAN 2 Kota Makassar, disusul SMAN 3 Takalar di posisi kedua dan UPT SMAN 13 Wajo di posisi ketiga.
Di cabang Cerdas Cermat, SMAS Islam Athirah Bone (Tim 1) keluar sebagai juara pertama, diikuti SMAS Islam Athirah Makassar sebagai juara kedua dan SMAN 5 Gowa (Tim 1) sebagai juara ketiga. Posisi harapan diraih SMAN 5 Gowa (Tim 2) dan SMAS Islam Athirah Bone (Tim 2).
Pada lomba Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ), MA Annuriyah meraih juara pertama, disusul PDF Ulya As’adiyah Babussalam Ar-Rahmah (Tim 1) dan SMAS IT Yuhana Four Dalle. Sementara peringkat empat dan lima ditempati PDF Ulya As’adiyah Babussalam Ar-Rahmah (Tim 2) serta MAN Gowa.
Untuk Olimpiade Sains, MAN 2 Kota Makassar kembali menunjukkan dominasinya dengan meraih juara pertama. Posisi kedua dan ketiga diraih SMAS IT Yuhana Four Dalle, sedangkan peringkat empat dan lima ditempati SMAS Katolik Rajawali.
Sementara itu, pada kategori I-Days, SMAS IT Yuhana Four Dalle mendominasi seluruh posisi juara, mulai dari peringkat pertama hingga kelima.
Keberhasilan para juara akan mendapat apresiasi khusus dari FTK UIN Alauddin Makassar. Wakil Dekan I FTK UIN Alauddin Makassar, Dr. H. Muh. Rapi, M.Pd., pada haricpembukaan mengatakan seluruh peraih juara pertama, kedua, dan ketiga berkesempatan melanjutkan studi di Program Studi Pendidikan Fisika melalui jalur mandiri afirmasi tanpa mengikuti tes.
Menurutnya, para juara hanya perlu melampirkan nomor pendaftaran, sertifikat juara, dan foto piala saat mendaftar di UIN Alauddin pada tahun berikutnya. Fakultas akan mengawal proses tersebut hingga diterima di Program Studi Pendidikan Fisika.
“Insyaallah, yang mendapatkan juara 1, juara 2, dan juara 3, ketika mendaftar di UIN Alauddin tahun depan, kami akan mengarahkan masuk melalui jalur mandiri afirmasi. Kami akan kawal hingga diterima di Prodi Pendidikan Fisika,” ujarnya.
Muh. Rapi menjelaskan, jalur afirmasi merupakan bentuk penghargaan bagi siswa berprestasi. Sertifikat juara GALAKSI menjadi salah satu bukti prestasi yang dapat digunakan untuk memperoleh kesempatan tersebut.
“Kami berikan karpet merah, kami berikan jalan tol. Tidak perlu ikut tes, cukup mendaftar, insyaallah akan diterima di Program Studi Pendidikan Fisika,” katanya.
Ia menambahkan, selain prestasi akademik di bidang sains, hafalan Al-Qur’an 30 juz juga menjadi salah satu prestasi yang memperoleh afirmasi dari kampus.
Dalam sambutannya, Muh. Rapi menegaskan GALAKSI merupakan agenda tahunan yang diharapkan mampu melahirkan calon-calon fisikawan muda melalui pembinaan berkelanjutan di sekolah dan madrasah.
Menurutnya, guru dan pembimbing memiliki peran penting dalam membentuk prestasi peserta didik. Ajang GALAKSI menjadi wadah untuk menguji hasil pembinaan sekaligus mengukur kompetensi siswa di bidang sains.
GALAKSI 2026 berlangsung pada 28–29 Juli 2026 dengan mengusung tema “Dari Sains Menuju Makna: Mewujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak.” Selain berbagai perlombaan, kegiatan juga dirangkaikan dengan Seminar Nasional bertema “Penerapan Nilai Moderasi Beragama Berbasis Multiliterasi.”
Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika, Nurfadillah Syukri, mengatakan GALAKSI menjadi ruang bagi pelajar dan mahasiswa untuk berkompetisi sekaligus mengembangkan kreativitas. Tahun ini panitia menghadirkan lima cabang lomba, yakni Olimpiade Sains, Cerdas Cermat, Proyek Sains, I-Days, dan Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ).
Sementara itu, Ketua Panitia GALAKSI 2026, Muh. Syahlevi, mengungkapkan kegiatan tersebut diikuti 120 peserta dan 34 guru pendamping yang berasal dari 23 sekolah dan perguruan tinggi di berbagai daerah di Indonesia. Ia berharap GALAKSI terus menjadi wadah lahirnya generasi muda yang unggul dalam sains, kreatif, berkarakter, serta menjunjung tinggi sportivitas dan nilai-nilai keislaman. (jr)



