Kolaborasi dengan CPNS Kemenag, Mahasiswa UIN Alauddin Juara II di Ajang LKTI Tingkat Nasional

Gasingpedia.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Berkolaborasi dengan CPNS Kementerian Agama Republik Indonesia, tim ini berhasil meraih Juara II dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) di bawah naungan Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Dalam kompetisi yang diikuti oleh 207 peserta dari seluruh Indonesia tersebut, tim UIN Alauddin Makassar tampil unggul pada kategori umum melalui karya ilmiah berjudul “Rekonstruksi Doktrin Ultra Petita Mahkamah Konstitusi: Dari Larangan Menuju Constitutional Judicial Activism Terukur.”

Tim ini terdiri atas Ghina Mufidah, mahasiswi Program Studi Perbandingan Mazhab dan Hukum angkatan 2022; Anjas Saputra, mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara angkatan 2023; serta Andi Agung Mallongi, S.H., alumni Program Studi Hukum Keluarga Islam angkatan 2018 yang saat ini berkarier sebagai CPNS di Kementerian Agama RI.

Karya yang diusung dinilai unggul oleh dewan juri karena menghadirkan analisis yang tajam serta menawarkan gagasan pembaruan yang konstruktif terhadap dinamika doktrin ultra petita dalam praktik peradilan konstitusi di Indonesia.

Kolaborasi antara mahasiswa dan aparatur sipil negara ini menjadi nilai tambah tersendiri. Sinergi tersebut mencerminkan keterhubungan antara dunia akademik dan praktik kelembagaan dalam merespons isu-isu hukum kontemporer secara komprehensif.

“Alhamdulillah, hasil ini merupakan buah dari kerja keras, kolaborasi yang solid, serta doa dan dukungan dari berbagai pihak. Kami berharap capaian ini dapat menjadi pemantik semangat untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang hukum,” ungkap Ghina, tim perwakilan.

Ajang LKTI yang digelar oleh IKAHI dikenal sebagai salah satu forum kompetisi ilmiah bergengsi di tingkat nasional. Kegiatan ini tidak hanya menguji kemampuan penulisan akademik, tetapi juga menekankan kekuatan analisis, argumentasi hukum, serta inovasi dalam menjawab persoalan aktual di bidang hukum.

Dengan tingginya jumlah peserta, capaian Juara II ini menjadi indikator kuat atas kualitas karya yang dihasilkan. Prestasi ini diharapkan tidak berhenti sebagai capaian seremonial semata, tetapi juga mampu menginspirasi mahasiswa lainnya untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai kompetisi ilmiah, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Lebih jauh, keberhasilan ini menegaskan peran strategis mahasiswa sebagai agen perubahan dalam mendorong pembaruan pemikiran hukum di Indonesia, khususnya dalam memperkuat praktik ketatanegaraan yang responsif, berkeadilan, dan berorientasi pada nilai-nilai konstitusional.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita Terbaru