Makassar, Gasingpedia.com – Rektor Universitas Bosowa (Unibos), Prof. Dr. Ir. Batara Surya, S.T., M.Si., menitip pesan penting kepada para wisudawan agar senantiasa menjaga integritas dan memilih jalan yang benar dalam setiap keputusan, meski harus menghadapi kesulitan.
Pesan tersebut disampaikan Prof Batara dalam Wisuda Program Diploma, Sarjana, Profesi, dan Magister ke-70 Universitas Bosowa serta Wisuda ke-11 Politeknik Bosowa yang berlangsung di Balai Sidang Unibos, Senin hingga Jumat, 19–23 Oktober 2026.
Dalam sambutannya, Prof Batara menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan intelektual, melainkan gerbang awal menuju dunia pengabdian yang lebih luas, dinamis, dan penuh tantangan.
Menurutnya, para lulusan perguruan tinggi harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan transformasi ekonomi.
Indonesia, kata dia, beralih dari ekonomi berbasis sumber daya alam menuju ekonomi yang bertumpu pada inovasi dan industri. Karena itu, lulusan perguruan tinggi dituntut memiliki karakter kuat, kemampuan berpikir kritis, keberanian menghadapi kegagalan, serta kemampuan berkolaborasi.
“Gelar sarjana merupakan titik awal untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan secara nyata guna memberikan dampak positif bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan,” ujarnya.
Prof Batara kemudian menitipkan tiga pesan utama kepada para wisudawan sebagai bekal memasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.
Pertama, para lulusan jangan berhenti belajar. Menurutnya, hal terpenting yang diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi bukan sekadar teori atau nilai akademik, melainkan kebiasaan untuk terus mengembangkan pengetahuan.
Kedua, menjaga integritas dalam setiap pilihan. Ia mengingatkan agar para alumni tidak mengorbankan kejujuran demi mendapatkan jalan pintas, sebab reputasi yang dibangun selama bertahun-tahun dapat rusak akibat satu keputusan yang keliru.
“Pilihlah selalu jalan yang benar, meskipun itu terasa sulit,” tegasnya.
Ketiga, para lulusan diharapkan mampu memberikan manfaat di mana pun berada. Pengabdian kepada masyarakat, kata dia, tidak harus menunggu seseorang menduduki jabatan tinggi atau menjadi tokoh besar.
Kontribusi dapat dimulai dari hal sederhana, seperti menjadi pekerja yang jujur, profesional yang amanah, serta anggota keluarga dan masyarakat yang mampu menghadirkan solusi.
Pada periode ini, sebanyak 1.391 alumni baru yang dikukuhkan. Rinciannya terdiri dari Program Pascasarjana 253, Fakultas hukum 76 , Fakultas ekonomi dan bisnis 188, Fakultas pertanian dan restorasi lahan tambang 96, Fakultas ilmu sosial dan ilmu politik 57, Fakultas teknik 166, Fakultas kedokteran 62 , Fakultas ilmu pendidikan dan sastra 96, Fakultas Teknik Pertambangan dan Kebumian 155, Fakultas Psikologi 161, Politeknik Bosowa 81.
Prof Batara juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua dan keluarga wisudawan atas doa, dukungan, serta pengorbanan yang telah mengantarkan para mahasiswa menyelesaikan pendidikan.
Ia turut mengapresiasi dedikasi dosen dan tenaga kependidikan yang mendampingi mahasiswa hingga menyelesaikan studi.
Di sisi lain, Prof Batara mengungkapkan perkembangan akademik Universitas Bosowa. Kampus tersebut telah menerima tiga surat keputusan (SK), masing-masing untuk pembukaan Program Profesi Psikologi, Program Magister Teknik Sipil, dan Program Magister Ilmu-Ilmu Pertanian.
Pihak universitas juga berharap dapat memperoleh SK pembukaan Program Doktor (S3) Pendidikan Dasar pada tahun ini.
Sementara itu, Prof. Dr. Budu, Ph.D., Sp.M(K), M.Med.Ed., dalam sambutannya mengapresiasi tata kelola akademik Universitas Bosowa, khususnya dalam proses verifikasi data calon wisudawan melalui Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
Ia menyampaikan bahwa seluruh data mahasiswa yang diajukan untuk wisuda telah terverifikasi.
Menurutnya, proses tersebut menjadi salah satu indikator bahwa pengelolaan administrasi akademik di Universitas Bosowa berjalan dengan baik.
“Dari seluruh program studi di Universitas Bosowa, dari 1.391 yang diajukan ke PDDikti 9, semua terverifikasi 100 persen. Tidak ada yang error,” ungkapnya.
Ia menilai proses verifikasi yang berjalan lancar penting untuk memastikan mahasiswa yang mengikuti wisuda telah memenuhi persyaratan administrasi akademik.
Wisuda ini menjadi momentum bagi para lulusan Universitas Bosowa dan Politeknik Bosowa untuk melanjutkan perjalanan ke dunia profesional sekaligus mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan. (Jr)
