Jakarta, Gasingpedia.com – UIN Alauddin Makassar menjadi salah satu dari sepuluh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang menerima penghargaan Organisasi Alumni PTKIN Paling Aktif, Kreatif, dan Inovatif Tahun 2026 dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas dedikasi dan kolaborasi organisasi alumni dalam memperkuat jejaring profesional, mendukung pengembangan almamater, serta memberikan kontribusi kepada masyarakat.
Penghargaan diserahkan dalam Rapat Kerja Nasional Forum Nasional Ikatan Alumni (Rakernas Fornas IKA) PTKIN yang menjadi bagian dari rangkaian Seminar Nasional Festival Muharram 1448 H/2026 M di Hotel Borobudur, Jakarta, 14–15 Juli 2026. Penghargaan diterima langsung oleh Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis.
Selain UIN Alauddin Makassar, penghargaan tersebut juga diberikan kepada UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Sumatera Utara Medan, UIN Sultan Syarif Kasim Riau, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Walisongo Semarang, UIN Raden Intan Lampung, dan UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan buah dari sinergi yang terus terbangun antara almamater dan para alumni dalam mendukung pengembangan institusi serta memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
“Penghargaan ini menunjukkan bahwa hubungan antara kampus dan alumni tidak berhenti saat seseorang diwisuda. Justru setelah menjadi alumni, pengabdian kepada almamater dan masyarakat semakin luas. Kami bangga karena alumni UIN Alauddin terus hadir dengan gagasan, karya, dan kolaborasi yang membawa manfaat,” ujarnya.
Menurut Prof. Hamdan, alumni merupakan representasi kualitas sebuah perguruan tinggi. Karena itu, UIN Alauddin akan terus memperkuat kolaborasi dengan para alumni melalui berbagai program di bidang akademik, riset, kewirausahaan, hingga pemberdayaan masyarakat.
“Kami ingin membangun ekosistem yang saling menguatkan. Kampus menyiapkan lulusan terbaik, sementara alumni menjadi mitra strategis yang membuka jejaring, berbagi pengalaman, dan menginspirasi generasi berikutnya. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus bergerak lebih maju,” tambahnya.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas peran organisasi alumni sebagai mitra strategis dalam mendukung pengembangan institusi. Melalui berbagai kolaborasi yang terus dibangun, UIN Alauddin Makassar berkomitmen memperkuat jejaring alumni sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi, memperluas dampak pengabdian kepada masyarakat, serta memperkokoh daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional. (*)
