Makassar, Gasingpedia.com – Sebanyak 3.120 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan ke-79 UIN Alauddin Makassar mengikuti pembekalan yang diselenggarakan Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Alauddin Makassar di Auditorium Kampus II, Rabu–Kamis (22–23/7/2026).

Peserta pembekalan terdiri atas 2.676 mahasiswa KKN Reguler437 mahasiswa KKN Integrasi, dan 7 mahasiswa KKN Nusantara. Kegiatan ini menjadi tahap persiapan sebelum mahasiswa diterjunkan ke berbagai daerah untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.

Membuka kegiatan, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, menegaskan bahwa KKN bukan sekadar mata kuliah wajib, tetapi menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“KKN bukan hanya tentang memenuhi kewajiban akademik, tetapi bagaimana mahasiswa mampu menghadirkan dampak melalui ilmu yang dimiliki. Jadilah agen perubahan yang mampu memberi solusi dan menginspirasi masyarakat di lokasi pengabdian,” tegasnya.

Ia menambahkan, mahasiswa UIN Alauddin harus mampu menunjukkan karakter sebagai insan intelektual yang adaptif, religius, dan responsif dalam menghadapi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua LP2M UIN Alauddin Makassar, Dr. Hj. Rosmini Amin, M.Th.I., menekankan bahwa pembekalan merupakan tahapan penting untuk membekali mahasiswa sebelum terjun ke lapangan.

“Mahasiswa harus benar-benar siap ketika berada di lokasi KKN. Pembekalan ini bukan sekadar penyampaian materi, tetapi juga penguatan mental, etika, dan kemampuan beradaptasi agar program yang dijalankan dapat diterima serta memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Rosmini, keberhasilan pelaksanaan KKN sangat ditentukan oleh kemampuan mahasiswa membangun komunikasi dengan masyarakat dan pemerintah setempat, memahami kebutuhan lokal, serta menyusun program kerja yang relevan dengan kondisi di lokasi pengabdian.

Selama dua hari pembekalan, peserta menerima berbagai materi yang mencakup teknis pelaksanaan KKN, strategi pemberdayaan masyarakat, etika bermasyarakat, serta penguatan peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Berdasarkan jadwal, peserta KKN Angkatan ke-79 akan diberangkatkan ke lokasi penempatan pada 3–7 Agustus 2026 dan melaksanakan pengabdian selama 45 hari di berbagai wilayah penugasan. (*)